//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

Jagawana.com

This is how blogs should be.

Tempat-Tempat Terpencil Yang Menyediakan WiFi

Kita yang “katanya” tinggal di kota besar, masih sering mendapatkan blank spot alias daérah di mana tidak ditemukan aksés internét.
Mari kita lihat “nasib” orang-orang yang sepertinya “lebih udik” tapi justru lebih depan dalam téknologi informasi.1. Bulan.
Jaraknya 384.472 km dari Bumi. Namun di sana ada WiFi berkecepatan 622 Mbps. Wow, di rumahku saja cuma 4 Mbps. Jadi bagi kita yang suka mengunduh file-file besar, yuk main ke Bulan.2.Gunung Everest.
Pada film yang baru-baru ini diputar di bioskop tersirat Everest adalah tempat terpencil dan jauh dari “peradaban”. Namun jangan dianggap réméh. Justru di sana , di base camp terakhir, ada stasiun 3G yang dibangun oléh Ncell.

3. Kutub Utara.
Dua karyawan Intel Rusia menyediakan WiFi yang lokasinya hanya 130 km dari Kutub Utara. Untuk yang berjiwa bisnis, bisa mendirikan warung kopi dan bandrék, plus Indomie hangat bagi orang-orang yang sedang Facebook-an di sana.

4. Tempat Wisata Kfar Kedem.
wifi-di-keledaiBila di Indonésia ada bus pariwisata yang menyediakan aksés WiFi gratis bagi penumpangnya, di Israél lain lagi. Wisatawan yang berkunjung ke Kfar Kedem bisa internétan sambil naik keledai karena di léhér keledai telah digantungkan router. Wow, ide kerén kan? Siapa tau kelak ada bécak di Yogyakarta yang menyediakan seperti itu.

5. Di India.
Sekitar 2000 penduduk désa terpencil di Uttar Pradesh, Sarohan, bisa menikmati aksés internét nirkabel yang dipancarkan melalui radio lalu ditangkap oléh télépon atau laptop.

Sumber:
http://mawan.or.id/?command=showblog&id=83

Klarifikasi

Foto-foto yang tercantum di website ini sebagian hanyalah berfungsi sebagai ilustrasi dan tidak ada hubungannya dengan berita yang dimuat. Bila anda keberatan terhadap suatu foto, silakan hubungi kami.
Blog nirlaba ini diberdayakan oléh idCloudHost, server berbasis SSD Linux performa tinggi | Testimonial | Hubungi Kami