//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

Jagawana.com

This is how blogs should be.

5 Tips Bedakan Smartphone Asli Dan Replika

Dewasa ini smartphone asli dengan smartphone tiruan (replika atau supercopy) makin sulit dibedakan hanya dengan melihat bentuk fisiknya saja. Padahal harganya bisa terpaut sangat jauh, yang membuat orang awam tergiur untuk membelinya. Berikut ini adalah 5 tes yang bisa anda coba.
  1. Cek Nomor IMEI
    Pada saat anda membeli smartphone baru, tentunya di situ akan disertakan dus yang tertera nomor IMEI dari smartphone tersebut. Apabila anda sudah tahu nomor IMEI smparthone tersebut, cobalah menyamakan IMEI smartphone yang anda beli cukup dengan menekan kode *#06# pada menu panggilan. Jika hasil IMEI yang ditampilkan dari kode tersebut sama persis dengan nomor IMEI yang tertera pada dus, maka bisa kemungkinan besar smartphone tersebut asli bukan replika. Tetapi jika sebaliknya, apabila nomor IMEI tidak sesuai, maka smartphone tersebut adalah palsu atau supercopy.
  2. Dengan mengecek materialnya
    Untuk mengetahui smartphone itu asli atau replika, maka anda bisa melihat dari segi materialnya dengan mudah, yaitu pada tombol smartphone asli biasanya cenderung lebih empuk bila ditekan. Smartphone palsu atau replika biasanya lebih keras dan kurang flesibel. Tidak hanya itu, bahkan bila dilihat dari segi bodi samping, Smartphone yang asli didesain lebih lembut, dan smartphone supercopy biasanya cenderung lebih kasar teksturnya, sehingga anda dapat melihat dan merasakannya dengan mudah. Dilihat dari segi warna fisik, memiliki warna yang cenderung lebih tajam.
  3. Kamera
    Dengan cara mengetahui dari hasil kameranya, Pada smartphone asli memiliki hasil yang lebih jelas ketimbang smartphone replika. Samsung galaxy s4 memiliki kamera belakang 13 MP, Namun pada produk replikanyanya, kamera hanya memiliki resolusi yang lebih rendah. Biasanya di bawah 6 MP saja, sehingga hasil jepretan kamera pada smartphone yang asli sangat berbeda, dan jauh lebih tajam dibandingkan dengan yang replika.
  4. Tes Screenshot menggunakan tombol power dan home
    Dengan cara mengambil screenshot, yaitu menekan tombol home dan power secara bersamaan, Hal demikian bisa anda jadikan tanda untuk mengetahui tentang kondisi smartphone yang anda beli itu asli atau palsu. Apabila anda bisa mengambil screenshot dengan menggunakan cara tersebut, berarti smartphone yang anda beli itu original atau asli. Apabila screenshot tidak bisa diambil dengan cara tersebut, maka kemungkinan besar smartphone tersebut palsu atau barang replika.
  5. Mengecek dari segi softwarenya
    Cukup tekan kode *#0*# pada menu panggilan. Apabila setelah anda menekan tombol tersebut muncul tampilan display seperti warna, kamera, speaker, dan lainnya, maka smartphone tersebut asli. Sebaliknya, bila tidak menimbulkan reaksi apapun, mungkin smartphone tersebut adalah replika atau supercopy.
Catatan penting:
Cara-cara di atas tidak 100% berfungsi pada semua smartphone asli, khususnya nomor 4 dan 5. Dengan demikian, anda jangan langsung memvonis suatu smartphone adalah palsu atau supercopy hanya karena tidak lolos salah satu tes di atas. Jadikan tips ini sebagai referensi untuk memperkuat dugaan saja. Tanyakan kepada yang lebih ahli untuk mendapat kepastian.

Klarifikasi

Foto-foto yang tercantum di website ini sebagian hanyalah berfungsi sebagai ilustrasi dan tidak ada hubungannya dengan berita yang dimuat. Bila anda keberatan terhadap suatu foto, silakan hubungi kami.
Blog nirlaba ini diberdayakan oléh idCloudHost, server berbasis SSD Linux performa tinggi | Testimonial | Hubungi Kami