//pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js

Jagawana.com

This is how blogs should be.

Lima Kebiasaan Sepele Manusia Yang Bisa Menimbulkan Kanker, Bahkan Kehancuran Bumi

Saat ini, tingkat kepunahan makhluk hidup di Bumi sudah semakin mengkhawatirkan, sekitar 1000 kali lebih parah dibanding yang seharusnya terjadi. Tidak salah bila ilmuwan terus menggalakkan penyelamatan lingkungan.

Namun, kita sebagai manusia, tidak perlu repot-repot melakukan hal-hal sulit untuk menyelamatkan lingkungan sekitar, sebab ada beberapa kegiatan sepele yang bisa dihindari kerena mampu merusak alam. Berikut contoh-contohnya.

1. Makan Memakai Sumpit.

Ternyata pemakaian sumpit bisa berdampak besar bagi lingkungan. Berdasarkan penelitian, hutan-hutan China mengalami kerusakan parah karena kayu-kayunya dipakai untuk membuat sumpit. Cukup beralasan, karena setiap tahun China bisa memproduksi hingga 80 miliar sumpit per tahun!

Untuk membuat puluhan miliar sumpit itu, dibutuhkan sekitar 20 juta pohon berumur puluhan tahun yang sejatinya sangat berguna bagi menjaga kelestarian alam. Jika tidak mau kerusakan hutan yang sama terjadi di Indonesia, kita perlu mengurangi pemakaian sumpit.

2. Membuang Pil KB Sembarangan.

Berdasarkan penelitian Universitas New Brunswick di tahun 2014, pil KB yang dibuang sembarangan telah mencemari perairan, seperti sungai dan danau di Amerika. Ironisnya, zat-zat yang terkandung dalam pil KB ternyata bisa merubah ikan jantan menjadi betina!

Bila hal itu terus terjadi, maka ilmuwan memprediksi jumlah spesies ikan yang punah akibat tidak adanya perkawinan (karena semua ikan jantan menjadi betina) akan meningkat drastis.

3. Minum Memakai Sedotan.

Tahukah Anda bila di Amerika saja, setiap harinya 500 juta sedotan dibuang ke tempat sampah? Ironisnya, hal itu membuat pantai-pantai Amerika tercemari sampah sedotan plastik.

Menurut ilmuwan, sedotan plastik dianggap berbahaya karena ringan dan terbuat dari plastik polipropylen yang tidak bisa diuraikan oleh alam. Diperkirakan, di seluruh dunia, ada 12-24 ton sampah sedotan plastik yang mencemari daratan hingga perairan setiap tahun.

4. Mencuci Tangan Menggunakan Sabun Anti Bakteri.

Sabun anti bakteri biasanya mengandung zat kimia triklosan yang bila terbilas bisa ‘terdampar’ sampai perairan seperti sungai. Masalah bermula saat triklosan itu terurai akibat proses alami.

Dari data penelitian Johns Hopkins University Center for Water and Health, triklosan akan terurai menjadi dua jenis zat kimia yang bersifat karsinogen alias menyebabkan kanker.

Sisa triklosan terbukti menyebabkan penyakit-penyakit parah pada hewan-hewan yang masih muda, misalnya tikus dan kelompok hewan amfibi. Kematian dini hewan-hewan itu jika tidak segera ditangani diprediksi bisa berakhir dengan kepunahan.

5. Tidak Menghabiskan Makanan.

Mungkin hal ini terdengar seperti masalah anak-anak, tetapi tahukah Anda bila setiap tahun manusia menyisakan 1,3 miliar ton sisa makanan yang akhirnya menjadi sampah?

Jika ditotal, tidak menghabiskan makanan bisa membuat umat manusia merugi hingga USD 750 miliar per tahun! Itu juga sama dengan menyianyiakan 28 persen hasil pertanian di seluruh dunia. Padahal, di luar sana sekitar 870 juta orang masih menderita kelaparan.

Masalahnya, untuk memproduksi semua makanan yang akhirnya disiakan-siakan itu, manusia telah mengeksploitasi alam. Permintaan lahan pertanian membuat kawasan hutan harus ditebangi hingga kerusakan lingkungan lain. Cukup ironis bukan?

Sumber: Merdeka.

Klarifikasi

Foto-foto yang tercantum di website ini sebagian hanyalah berfungsi sebagai ilustrasi dan tidak ada hubungannya dengan berita yang dimuat. Bila anda keberatan terhadap suatu foto, silakan hubungi kami.
Blog nirlaba ini diberdayakan oléh idCloudHost, server berbasis SSD Linux performa tinggi | Testimonial | Hubungi Kami